Skip to main content

Posts

Showing posts with the label PendidikanSenidanBudaya

Harapanku Pada Indonesia Dalam Bidang Pendidikan Seni Tradisional Untuk Meningkatakan Peran Pemuda Sebagai Pelaku Utama Kembangnya Seni Tradisional Degan Menggunakan Metode S2LR K-POP

Oleh : Wafa Hanifah Keberhasilan suatu negara dipengaruhi dengan nilai pendidikan yang semakin tinggi dan memusat pada pembelajaran yang berkualitas. Pengerak pendidikan salah satu fungsi pemuda sebagai investasi perubahan bangsa untuk menjadi lebih besar lagi. Langkah pemerintah atas kewajiban pemuda dalam menimba ilmu selama 9 tahun merupakan salah satu langkah kemajuan didunia pendidikan serta peningkatan nilai. Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pelajaran atau latihan peranan dimasa yang akan datang. Manfaat dari pendidikan adalah sebagai penegak nilai, sebagai sarana pengembangan masyarakat, pengembangan potensi manusia. Tujuan lain dari pendidikan ialah mengaktualisasikan potensi peserta didik sehingga dapat digunakan untuk memecahkan problem yang dihadapi, merancang pendidikan agar fungsional bagi kehidupan peserta didik dalam menghadapi kehidupa dimasa yang akan datang, memberikan kesempatan untuk mengembangkan pembelaj...

Wajib Angklung

Oleh : Nurdianah Fitri Angklung adalah alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat, terbuat dari bambu, yang dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Laras (nada) alat musik angklung sebagai musik tradisi Sunda kebanyakan adalah salendro dan pelog.

Mengembalikan Karakter Indonesia Yang Sesungguhnya Dengan Kembali Menyalakan Semangat Seni Dan Budaya Yang Kini Mulai Padam

Oleh :  Fadjar Mulya Remaja merupakan generasi penerus bangsa, merekalah pemegang estafet kepemimpinan, mereka pulalah yang nanti menentukan masa depan negera Indonesia, mau bergerak kearah yang lebih baik atau mau tetap seperti saat ini, atau bahkan membuat negeri ini kearah yang lebih buruk, di tangan mereka kelak semua rakyat berharap suatu perubahan. Jumlah remaja di Indonesia adalah sekitar 26,7 % dari total penduduk Indonesia atau sekitar 63,4 juta jiwa (Vivanews 2012), jumlah yang cukup besar, dari 63,4 juta jiwa tadi sekitar 58 juta adalah Pelajar (Antaranews 2012) dan sekitar 4,8 juta adalah mahasiswa (Kompas 2011). Jumlah pelajar Indonesia ini hampir menyamai jumlah penduduk Inggris raya, artinya kita mempunyai potensi sumber daya manusia yang sangat besar, jika kita benar-benar mendidik remaja yang jumlahnya hampir menyamai jumlah penduduk Inggris raya tadi, tentu kelak Indonesia merupakan Negara yang disegani dunia, belum lagi kekayaan alam yang amat banyak, keane...

Mengakar Budaya dan Seni dalam Pendidikan di Indonesia

Jika akar sudah hilang lantas bagaimana pohon akan dapat berdiri tegak. Oleh Citra Ashri Maulidina Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah , yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Sedangkan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Budaya merupakan identitas sebuah bangsa. Tanpa budaya negara akan tenggelam dan tidak dikenal dengan ciri khasnya. Warisan budaya yang membuat suatu bangsa merasa memiliki akar. Kekhasan budaya lokal yang dimiliki setiap daerah di Indonesia memliki kekuatan tersediri. Misalnya rumah adat, pakaian adat, tarian, alat musik, ataupun adat istiadat yang dianut.

Pengentasan Kemiskinan Melalui Wisata Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan & Pengembangan Kelompok & Kepemudaan : Sebuah Upaya Dualis Penghilangan Kebudayaan Kemiskinan Di Indonesia

Oleh : Bayu Krisnamurti Kemiskinan merupakan salah satu masalah yang selalu dihadapi oleh negara yang mengaku kaya raya ini : Indonesia. Masalah kemiskinan itu sama tuanya dengan usia kemanusiaan itu sendiri dan implikasi permasalahannya dapat melibatkan keseluruhan aspek kehidupan manusia; walaupun sering kali tidak disadari kehadirannya sebagai masalah oleh manusia yang bersangkutan. Bagi mereka yang tergolong miskin, kemiskinan adalah sesuatu yang nyata ada dalam kehidupan mereka sehari-hari; karena mereka itu merasakan dan menjalani sendiri bagaimana hidup dalam kemiskinan. Walaupun demikian belum tentu mereka itu sadar akan kemiskinan yang mereka jalani. Kesadaran akan kemiskinan yang mereka punyai itu, baru terasa pada waktu mereka membandingkan kehidupan yang mereka jalani dengan kehidupan orang lain yang tergolong mempunyai tingkat ekonomi dan penghidupan yang lebih baik.