Skip to main content

Ada Kampung Pemuda di UNJ


Acara Sospol In Action(SIA) akan diawali dengan diselenggarakanya Kampung Pemuda. Kampung Pemuda akan Diselenggarakan pada tanggal 22 Oktober sampai dengan 25 Oktober 2012. Kampung Pemuda akan dibuka pada pukul 09.00 dan ditutup pukul 17.30.

Kampung Pemuda akan terdiri dari berbagai Stand dan Acara. akan ada beberapa Stand Pameran yang dapat Kamu Kunjungi, Yaitu :
  1. Pameran Karya
    Pameran Karya Pemuda dari Seluruh Indonesia ini adalah para peserta lomba esai dan poster SIA yang telah lolos seleksi secara administratif dan penilaian dewan juri. semua orang yang berkunjung akan mendapatkan hak untuk memilih karya favoritnya
  2. Zona Permainan Tradisional
    Kamu akan menemukan banyak permainan tradisional disini. dan jadilah bagian yang turut melestarikan permainan tradisional yang kini tergerus Generasi "Warung Internet"
  3. Karya Anak UNJ
    Banyak Karya Asli Anak UNJ yang akan dipamerkan disini.sebagai Bukti Bahwa anak UNJ itu bisa berkarya dan bermanfaat bagi Masyarakat.
  4. Pojok SIA
    Stand ini akan diisi oleh berbagai hal yang berhubungan dengan SIA, agar Masyarakat lebih mengenal Lagi SIA itu apa, Tujuanya itu apa, dan Manfaatnya itu apa.
  5. Bazar Buku Pendidikan dan Garage Sale
    Bazar Buku ini bekerjasama dengan Banyak Penerbit dan distributor seperti. Bazar Buku ini Hadir Bukan untuk Mencari Keuntungan Materi  Tetapi Upaya SIA2012 Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Gemar Membaca Buku dengan cara  Menyediakan Buku - Buku Murah dengan metode pembayaran” HARGA PENERBIT + INFAQ. Panitia tidak Mengambil keuntungan 1 persen pun dari bazar buku ini. Infaq Rp 0,- tidak menjadi masalah yang penting “Kamu dapat Kesempatan untuk Membaca Buku Tersebut". Garage Sale akan banyak menjual benda - benda bermanfaat termasuk Buku Bacaan yang rata - rata berharga 5000 Rupiah.

Selain Stand Kampung pemuda juga akan Mengadakan Diskusi Pendidikan dan Nonton Bareng Dokumenter Tokoh Pendidikan, agenda sebagai berikut :

  1. Senin 22 Okt 2012Diskusi Pendidikan : “Sekolah Rakyat Tan Malaka”
    Pembicara :Lutfy Mairizal (Div Kajian LKM)
    pukul 16.00 - Selesai
  2. Selasa, 23 Okt 2012
    Diskusi Pendidikan : “Liberalisasi (Vs) Pendidikan”
    pembicara : Hafidz Ary (aktivis ITJ)
    pukul 16.00 - Selesai
    featuring : #IndonesiaTanpaJIL
  3. Kamis, 25 Okt 2012
    Nonton Film : “Dokumenter Rahmah el Yunussiah”
    pukul 16.00 - Selesai
Lokasi Kampung Pemuda
@Saung Ungu Kampus B UNJ







Comments

Popular posts from this blog

Mengembalikan Karakter Indonesia Yang Sesungguhnya Dengan Kembali Menyalakan Semangat Seni Dan Budaya Yang Kini Mulai Padam

Oleh :  Fadjar Mulya Remaja merupakan generasi penerus bangsa, merekalah pemegang estafet kepemimpinan, mereka pulalah yang nanti menentukan masa depan negera Indonesia, mau bergerak kearah yang lebih baik atau mau tetap seperti saat ini, atau bahkan membuat negeri ini kearah yang lebih buruk, di tangan mereka kelak semua rakyat berharap suatu perubahan. Jumlah remaja di Indonesia adalah sekitar 26,7 % dari total penduduk Indonesia atau sekitar 63,4 juta jiwa (Vivanews 2012), jumlah yang cukup besar, dari 63,4 juta jiwa tadi sekitar 58 juta adalah Pelajar (Antaranews 2012) dan sekitar 4,8 juta adalah mahasiswa (Kompas 2011). Jumlah pelajar Indonesia ini hampir menyamai jumlah penduduk Inggris raya, artinya kita mempunyai potensi sumber daya manusia yang sangat besar, jika kita benar-benar mendidik remaja yang jumlahnya hampir menyamai jumlah penduduk Inggris raya tadi, tentu kelak Indonesia merupakan Negara yang disegani dunia, belum lagi kekayaan alam yang amat banyak, keane...

Panduan Penulisan Esai

Esai adalah karya yang bersudut pandang personal subyektif si penulis, bukan sekadar makalah ilmiah yang penuh dengan catatan kaki dan taburan kutipan teori. Esai berisi pemikiran yang dipadu dengan pengalaman, observasi lapangan, anekdot, dan pergulatan batin si penulis tentang subyek yang ditulisnya. Jenis tulisan ini sangat tepat untuk menggambarkan gagasan seseorang. Indonesia akan sangat membutuhkan banyak pemimpin dan pemikir muda masa depan yang punya gagasan orisinil untuk kemajuan negeri ini. Seorang pemimpin harus mampu menuangkan gagasannya dalam bentuk tulisan.   Naskah ditulis menggunakan MS Word, disimpan menjadi file *.doc atau *.docx. Bukan dalam bentuk Adobe PDF. Cara Penamaan file: Nama_Kampus/Sekolah_Subtema_Judul tulisan (contoh : Dedy_UNJ_Pendidikan yang Memanusiakan_Memanusiakan Manusia Melalui Pendidikan)  Format Dokumen Naskah Esai: Ukuran Kertas: A4 Margin Atas: 3 cm Margin Bawah: 3 cm  Margin Kiri: 4 cm Margin Kanan: 3 cm Spasi ...

Dilema Masyarakat Sedulur Sikep: Pendidikan Yang Membuka Lembaran Trauma Sejarah

ditulis Oleh : Weni Mardi Pendidikan adalah tonggak utama kemajuan sebuah negara, karena itu tidak heran jika di Indonesia ada undang- undang nomor 20 ayat 1 sampai 4 tahun 2003 yang mengatur tentang sistem pendidikan nasional. Dan berdasarkan undang- undang 20 (1) tahun 2003 tertera bahwa setiap warga negara yang berusia 6 tahun dapat mengikuti program wajib belajar. Akan tetapi undang- undang tersebut tidak sepenuhnya bisa diberlakukan karena   beberapa hal seperti biaya pendidikan yang mahal, kurangnya jumlah guru yang berkompeten, fasilitas yang tidak memadai dan penolakan dari sejumlah komunitas adat di daerah terpencil yang belum merasakan pentingnya pendidikan formal. Salah satu dari komunitas adat yang menolak memberikan pendidikan formal bagi anak- anak mereka adalah komunitas sedulur sikep (juga dikenal sebagai kaum samin oleh masyarakat luas).