Skip to main content

Pengumuman 11 poster terbaik dan 20 esai terbaik Sayembara SIA 2013

Berikut 11 karya terbaik sayembara desai poster SIA 2013
  1. Tazirah Marwan - UNJ
  2. Dwi Liana Sari - Stikip PGRI Tulungagung
  3. Miko Wibowo - ASRD Modern School of Design
  4. M. Deni S. - STMIK Atma Luhur
  5. Yanuar Erik Kurniawan - ASRD Modern School of Design
  6. Rizda Dwi P - Universitas Indonesia
  7. Ongko Vidiyanto - SMKN 1 Panji
  8. Ogy Winenriandhika - Universitas Andalas Padang
  9. Wahyu Tri Sangaji
  10. Vici P Simanjuntak - Institut Kesenian Jakarta
  11. Imam Syafei - IAIN Raden Fatah

Berikut 20 karya terbaik sayembara penulisan esai SIA 2013

Subtema : Makna Pendidikan dari Sisi Sejarah
  1. Ni Putu Wulan Romianingsih - Universitas Pendidikan Ganesha
    "Mengkaji Kemajuan dan Kemunduran Pendidikan Pra Kemerdekaan dan Pasca Kemerdekaan "
  2. Shofiati Try Handayani - UMY
    "Merdeka Bangsaku, Merdeka Pendidikanku"
  3. Ringga Arif - UGM
    "Pendidikan untuk Semua (Refleksi Pengalaman Sejarah Pendidikan Indonesia)"
Subtema : Pragmatisme dalam Pendidikan
  1.  Dita Sari - SMAN 9 Bogor
    "Pragmatisme dalam Dunia Pendidikan yang Menyesatkan"
  2.  Ni Putu Wulan Romianingsih - Universitas Pendidikan Ganesha
    "Cooperative Learning: Menanamkan Nilai Pancasila di Ruang Kelas"
  3. Arif Novianto -UGM
    "Pendidikan Untuk Semua: Mengembalikan Hakikat Pendidikan di Tengah Problematika Kapitalisme Pendidikan di Indonesia."
  4. Aqyas Dini Nisa Sekolah - SMAN 1 Yogyakarta
    "Pendidikan Indonesia: Hendak Dibawa Kemana?"
  5. Achmad Zhimawan Ridha Pradana - SMA Negeri 4 Surakarta
    "Perubahan yang Dirindukan Pendidikan Indonesia"
 Subtema : Pendidikan yang Memanusiakan
  1. Udji Kayang - UNS
    "Memanusiakan Pendidikan, karena Guru bukan Tuhan"
  2. Iqbal Maulana Suryana - SMAN 15 Bandung
    "PR dari Sekolah. Mendidik?"
  3. Selly Lamtiur - UPI
    "Pendidikan pada Manusia yang Memanusiakan Manusia"
  4. Wemmy - Universitas Airlangga
    "Manusia Pembelajar, [Bukan] Generasi yang Tersesat!"
  5. Aries Setiawan - UGM
    "Reorientasi tujuan pendidikan di indonesia (Studi Kasus Praksis Pendidikan yang merusak Keadaban Publik)"
  6. Dadan - ITB
    "Pendidikan Integritas Menuju Pribadi Antikorupsi"
  7. Muhammad Khambali - UNJ
    "Memerdekakan guru untuk perubahan sosial."
Subtema : Peran Lingkungan dalam Pendidikan
  1. Ali Nadzif - Universitas Diponegoro
    "Akulturasi Pendidikan di Ujung Selatan Kota Wali Sebagai Upaya Penanggulangan Tragedi Westernisasi"
  2. Jefrianto - Universitas Tadulako
    "Guru: Antara Harapan dan Kenyataan"
  3. Chintya Indah Pertiwi - Universitas Tanjungpura
    "Kearifan Lokal Sebagai Penawar Racun Degradasi Moral Dalam Dunia Pendidikan Indonesia"
  4. Claudia Pricilia Chandra - Universitas Kristen Petra
    "Lingkungan Membangun, Lingkungan Menghancurkan"
  5. Denny Iswanto - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
    "Peran Masyarakat dalam Implementasi dan Pengendalian Mutu Pendidikan"


Kami mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi seluruh peserta sayembara SIA 2013. Ini membuktikan bahwa banyak kaum muda yang masih peduli pada nasib pendidikan bangsanya. Semoga ini menjadi langkah awal perjuangan guna terciptanya pendidikan Indonesia yang lebih baik. Selamat kepada para pembuat karya yang terpilih, semoga karya-karya tersebut dapat menginspirasi para pemuda di seluruh Indonesia :)

Terus berkarya pemuda Indonesia!
Hidup pendidikan Indonesia!

Comments

Popular posts from this blog

Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Di Daerah Terpencil

oleh : Partin Nurdiani Pendidikan merupakan wadah penting yang menjadi titik krusial pembentukan mental, spititual, sekaligus intelektualitas bagi generasi bangsa. Berbicara mengenai pendidikan di Indonesia memang tidak ada habisnya. Mulai dari prestasi-prestasi anak didik kita di tingkat nasional maupun international hingga rendahnya kualitas pendidikan di daerah terpencil. Masih kurangnya sarana dan prasarana dan kualitas pengajarnya yang pas-pasan menjadi salah satu faktor penyebab pendidikan di daerah terpencil terkesan tertinggal. Sehingga kemajuan pendidikan di Indonesia hanya terpusat di daerah perkotaan sedangkan di daerah terpencil kurang diperhatikan. Tak jarang kurangnya perhatian pemerintah itu mengesankan bahwa pemerataan pendidikan di Indonesia belum benar-benar adil seperti apa yang tercantum dalam UUD 1945.

Eco – Green Hero : Permainan Edukatif Bertemakan Lingkungan Untuk Siswa Sd

Oleh : Gema Wahyudi   A.     BACKGROUND Pendidikan Lingkungan adalah salah satu ilmu tentang kenyataan lingkungan hidup dan bagaimana pengelolaannya agar menjaga dan menjamin kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Pendidikan tentang lingkungan hidup sangatlah penting. Dengan diberikannya  pendidikan ini kepada masyarakat, diharapkan akan muncul kesadaran agar lingkungan tumbuh dan berkembang dengan baik serta menjaganya. Pendidikan lingkungan ini harus diberikan kepada semua tingkat dan umur, baik melalui jalur sekolah maupun di luar sekolah. Semua jenjang pendidikan hingga masyarakat umum harus mendapatkan pendidikan tentang lingkungan hidup, tentunya dengan penyampaian yang berbeda. Pendidikan ini merupakan salah satu factor penting untuk meminimalisasi kerusakan lingkungan, meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat dalam mencari pemecahan dan pencegahan timbulnya masalah lingkungan. Anak – anak, khususnya di...

Mengembalikan Karakter Indonesia Yang Sesungguhnya Dengan Kembali Menyalakan Semangat Seni Dan Budaya Yang Kini Mulai Padam

Oleh :  Fadjar Mulya Remaja merupakan generasi penerus bangsa, merekalah pemegang estafet kepemimpinan, mereka pulalah yang nanti menentukan masa depan negera Indonesia, mau bergerak kearah yang lebih baik atau mau tetap seperti saat ini, atau bahkan membuat negeri ini kearah yang lebih buruk, di tangan mereka kelak semua rakyat berharap suatu perubahan. Jumlah remaja di Indonesia adalah sekitar 26,7 % dari total penduduk Indonesia atau sekitar 63,4 juta jiwa (Vivanews 2012), jumlah yang cukup besar, dari 63,4 juta jiwa tadi sekitar 58 juta adalah Pelajar (Antaranews 2012) dan sekitar 4,8 juta adalah mahasiswa (Kompas 2011). Jumlah pelajar Indonesia ini hampir menyamai jumlah penduduk Inggris raya, artinya kita mempunyai potensi sumber daya manusia yang sangat besar, jika kita benar-benar mendidik remaja yang jumlahnya hampir menyamai jumlah penduduk Inggris raya tadi, tentu kelak Indonesia merupakan Negara yang disegani dunia, belum lagi kekayaan alam yang amat banyak, keane...